Dari Masjid, Polisi Mendengar Suara Umat: Kabidpropam, Kabidkum dan PJU Polda Sulbar Bangun Kedekatan Lewat Subuh Keliling

Daerah90 Views
banner 468x60

Polda Sulbar – Potretindonesiaterkini.id

Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak harus selalu diawali dengan laporan atau persoalan hukum. Terkadang, kedekatan justru lahir dari pertemuan sederhana, duduk bersama selepas salat Subuh, berbincang tentang kehidupan, mendengarkan nasihat agama, hingga membicarakan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

banner 336x280

Semangat itulah yang mewarnai kegiatan Subuh Keliling yang dilaksanakan Kabidpropam, Kabidkum, dan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sulawesi Barat bersama jamaah masjid.

Dalam suasana penuh kekeluargaan, para pejabat kepolisian tidak hanya hadir untuk menunaikan ibadah berjamaah, tetapi juga membangun komunikasi melalui dialog dan diskusi keagamaan serta berbagai persoalan kehidupan bermasyarakat.

Tanpa sekat jabatan dan pangkat, para personel Polri duduk bersama dalam suasana yang akrab. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran bahwa polisi merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab untuk saling menjaga, mendengarkan, dan membantu mencari solusi atas setiap persoalan.

Kegiatan Subuh Keliling ini menjadi salah satu pendekatan humanis Polda Sulbar untuk memperkuat hubungan emosional antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui dialog yang berlangsung setelah ibadah, polisi dan jamaah dapat saling bertukar pandangan mengenai nilai-nilai agama, pentingnya menjaga persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, serta peran bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, maupun persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.

Sebab, tidak semua permasalahan masyarakat harus menunggu menjadi perkara hukum. Ada persoalan keluarga, keresahan sosial, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, hingga konflik antarwarga yang justru lebih baik dikenali dan dicegah sejak dini.

Dengan turun langsung ke tengah masyarakat, kepolisian diharapkan mampu memahami akar persoalan, bukan hanya menangani akibat yang ditimbulkannya.

Dari percakapan sederhana seusai salat Subuh, dapat tumbuh kepercayaan. Dari kepercayaan lahir keterbukaan, dan dari keterbukaan itulah berbagai persoalan masyarakat dapat diketahui serta dicarikan jalan keluarnya.

Polisi Bersama Masyarakat – Hadir, Mendengar, Peduli, dan Memberi Solusi.

Sumber : Humas Polda Sulbar

Fen Laoh

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *