Dr. Denny Zakhirsyah Beri Kuliah Umum STT Injili Philadelphia : “Fondasi Teologis dan Etika Kristiani” Dalam Bertoleransi

Masyarakat majemuk menuntut kita untuk menjadi cerdas secara sosial dan spiritual, sehingga bisa menjadi garam dan terang yang bermanfaat bagi banyak kalangan.

Daerah125 Views
banner 468x60

Tangerang – Potretindonesiaterkini.id

Sekolah Tinggi Teologia Injili Philadelphia (STT. IP) menggelar kegiatan akademik yang inspiratif melalui Kuliah Umum yang dilaksanakan pada Sabtu (11 April 2026), pagi di kampus STT. IP., Tangerang, Banten.

banner 336x280

Adapun ketua STT. IP., Dr. Andri Budiman mengungkapkan, menghadirkan Dr. Denny Zakhirsyah sebagai pemateri untuk mengupas tentang peran PAK dalam masyarakat majemuk.

Kuliah umum onsite dan Daring (11 April 2026)

“Kami berharapkan dengan digelarnya kuliah umum ini, dapat memperluas wawasan keilmuan dan memberikan perspektif baru bagi seluruh civitas akademika dalam memahami dinamika sosial,”tukasnya lugas

Itu sebabnya, lanjutnya, kami menghadirkan pemateri yang kompeten di bidangnya, yaitu Dr. Denny Zakhirsyah, M.Pd.

“Dari beliau, materi yang disampaikannya sangat relevan dengan kondisi sosial dan keberagaman yang ada di Indonesia saat ini.” ungkap Dr. Andri yang juga gembala sidang GSJA. Kasih Anugerah Menceng Jakarta Barat.

“Yaitu, Fondasi Teologis dan Etika Kristiani”.

Sementara itu, dalam paparan Dr. Denny Zakhirsyah, menekankan bahwa pendidikan agama tidak bisa lepas dari konteks kehidupan bermasyarakat.

“Pendidikan Agama Kristen bukan hanya soal transfer ilmu di dalam ruang kelas, tetapi harus mampu membentuk karakter yang dapat hidup damai di tengah perbedaan.” cetus pemateri yang juga seorang instruktur dalam pelatihan analisis data penelitian dengan menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS).

Dalam paparan lanjut dikatakan bahwa, di negara majemuk seperti Indonesia, iman kita diuji bukan hanya saat beribadah, tetapi saat kita berinteraksi dengan sesama yang memiliki latar belakang berbeda.

“Karena itu, nilai-nilai keimanan haruslah menjadi jembatan kasih Allah dalam Kristus Yesus.” tegasnya.

Bahkan, PAK haruslah mengajarkan toleransi yang aktif dan mampu menghargai orang lain tanpa harus mengorbankan prinsip iman kekristenan.

“Justru, karena kita percaya Tuhan Yesus, maka kita harus menjadi agen perdamaian yang membawa kasih dan kesatuan,” tambahnya.

Menurut Dr. Denny Beliau penting generasi muda gerejawi memiliki wawasan yang luas.”Jangan biarkan iman kita menjadi eksklusif tanpa menebarkan kasih yang universal kepada siapapun.”

Masyarakat majemuk menuntut kita untuk menjadi cerdas secara sosial dan spiritual, sehingga bisa menjadi garam dan terang yang bermanfaat bagi banyak kalangan.

Antusias terlihat jelas dari seluruh peserta mahasiswa S1 maupun S2 yang hadir dalam mengikuti seluruh rangkaian kuliah umum.

Penyelenggara berharap kuliah umum ini, akan menguatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tanggung jawab orang percaya untuk selalu menjaga kerukunan dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

 

Tim Redaksi

Editor Endharmoko

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *