HUT ke-81 RI di Sulbar, Gubernur Suhardi Duka Tekankan Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat

Daerah11 Views
banner 468x60

MAMUJU — Potret Imdomesia Terkini

Upacara detik-detik Proklamasi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Sulawesi Barat berlangsung khidmat di Lapangan Ahmad Kirang, Mamuju, Senin (17/8/2026).

banner 336x280

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut diikuti jajaran TNI dan Polri, Basarnas, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pelajar SMA sederajat.

Peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk kembali merefleksikan makna kemerdekaan, khususnya dalam memastikan masyarakat dapat merasakan hasil pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

Usai upacara, Suhardi Duka menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan momentum sakral bagi bangsa Indonesia karena menandai terbebasnya rakyat dari penindasan dan penjajahan.

“Saya kira hari kemerdekaan itu sakral. Kenapa sakral? Karena pembebasan dari penindasan, penjajahan. Dan di situ kita menghirup masa depan,” ujar Suhardi Duka.

Menurutnya, 81 tahun setelah Indonesia merdeka, perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat masih belum selesai. Salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah kemiskinan.

“Walaupun sudah 81 tahun kita merdeka, sesungguhnya semua rakyat Indonesia itu harus sejahtera. Akan tetapi masih ada kemiskinan,” katanya.

Suhardi Duka menegaskan, persoalan kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem, harus menjadi perhatian bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia berharap berbagai kebijakan pembangunan dapat diarahkan untuk memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat hingga pelosok daerah.

“Saya kira ini yang akan menggugah kesadaran kita, bagaimana upaya Bapak Presiden, para menteri, dan seluruh kepala daerah untuk menolkan kemiskinan ekstrem di setiap wilayah pelosok Indonesia,” ujarnya.

Ia menilai masih adanya kemiskinan ekstrem menunjukkan bahwa sebagian masyarakat belum sepenuhnya menikmati hasil kemerdekaan.

“Kenapa? Karena kemiskinan ekstrem sesungguhnya dia jauh tertinggal dari kemerdekaan. Dengan demikian, kesadaran itu yang harus kita gugah,” tegasnya.

Apresiasi Paskibraka Sulbar

Dalam kesempatan tersebut, Suhardi Duka juga mengapresiasi pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI yang berjalan tertib dan khidmat.

Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Sulawesi Barat yang dinilai sukses menjalankan tugasnya dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih.

“Pelaksanaan upacara cukup khidmat. Tidak semua mengikuti detik-detik Proklamasi dengan penuh kesadaran. Dan juga Paskibraka kita bagus,” ungkapnya.

Soroti Infrastruktur dan Dukungan Pemerintah Pusat

Selain persoalan kesejahteraan, Suhardi Duka juga menyinggung pembangunan infrastruktur di Sulawesi Barat yang masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat.

Menurutnya, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat sejumlah kebutuhan infrastruktur belum dapat sepenuhnya dibiayai melalui anggaran daerah.

Sejumlah program infrastruktur, seperti pembangunan jalan desa melalui Instruksi Presiden (Inpres) dan pembangunan jembatan gantung, menurutnya membutuhkan dukungan pemerintah pusat.

“Dengan keterbatasan anggaran kita, kadangkala infrastruktur tidak mampu kita bangun sepenuhnya di daerah. Olehnya itu kita sharing dengan pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia mengaku bersyukur atas dukungan anggaran pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Sulawesi Barat pada tahun sebelumnya.

Salah satunya pembangunan infrastruktur yang berkaitan dengan jembatan yang ambruk di Karema, Mamuju, melalui skema Inpres Jalan Daerah.

Suhardi Duka juga menyebut PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI) sebagai salah satu lembaga pemerintah yang dapat menjadi sumber dukungan pembiayaan pembangunan daerah.

Ia mengatakan, sejumlah gubernur Sulbar sebelumnya, yakni Anwar Adnan Saleh dan Ali Baal Masdar, telah memanfaatkan dukungan PT SMI untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur.

“Dan di tahun ini juga saya mengusul. Hanya belum bertandatangan. Tapi saya dijanji katanya kita akan tandatangan di akhir Agustus ini. Semoga ya,” katanya.

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Sulawesi Barat tersebut turut dihadiri Anggota DPD RI asal Sulbar Almalik Pababari, pimpinan dan anggota DPRD Sulbar, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Sulbar beserta jajaran pimpinan OPD.

Hadir pula pimpinan instansi vertikal, perwakilan veteran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, orang tua Paskibraka, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Peringatan HUT ke-81 RI di Sulawesi Barat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa makna kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata, pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat hingga ke wilayah pelosok.

Fen Laoh

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *