Ketua Umum ADB Megawati Pertanyakan Kelanjutan Investigas Tiga Perusahaan Tambang Terkait Kerusakan Ekologi

Mega Soroti PT. ABB yang berada di Desa Baronang, Kapuas Tengah Kuala Kapuas, "Bukan hanya dugaan kerusakan ekologi tapi juga persengketaan lahan dengan warga"

Daerah199 Views
banner 468x60

Palangka Raya – Potretindonesiaterkini.id

Ketua umum Aliansi Dayak Bersatu (ADB) Megawati menyambut baik Reshuffle Kabinet Merah Putih yang berlangsung pada Senin 25 April 2026 di Istana Presiden, Jakarta. Hal ini diungkapkan Megawati saat berdiskusi dengan awak Media, pada Jumat 1 Mei 2026 di Palangka Raya.

banner 336x280

“ADB yang tergabung dalam Koalisi Ormas Kalteng, berharap pada Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup yaitu Mohammad Jumhur Hidayat, untuk bergerak cepat,”ujar Mega.

Pasalnya menurut Mega, dengan Kapasitas Jumhur sebagai Aktivis memahami persoalan di Indonesia. “Saya meminta Menteri Jumhur menindaklanjuti laporan dari Komisi XII terkait dugaan kerusakan ekologi di Kalimantan Tengah akibat aktivitas Perusahaan Tambang”, kata Mega.

Mega juga berharap pihak Kementerian Lingkungan Hidup melibatkan elemen dan warga masyarakat yang berada di sekitar lokasi pertambangan. “Kami ADB dan Ormas yang tergabung dalam Koalisi Ormas Kalteng siap bekerjasama untuk mendukung proses investigasi, cetus Mega.

Menurut Mega pelibatan elemen Masyarakat ini untuk menjamin integritas hasil investigasi, mengingat tantangannya tidak kecil. “Kami dan masyarakat memahami kondisi alam di Kalteng, dan bisa melihat perubahan apa yang terjadi dampak aktivitas Tambang oleh Perusahaan,”ungkapnya.
Hingga kini ADB dan Warga Masyarakat Kalteng menunggu hasil investigasi Kementerian Lingkungan Hidup terhadap dugaan kerusakan ekologi

Diberitakan sebelumnya Anggota DPR RI Komisi XII Sigit Karyawan Yunianto menyebut tiga perusahaan pertambangan yakni PT Asmin Bara Baronang, PT Bartim Coalindo, dan PT Suprabari Mapanindo Mineral diduga telah menyebabkan pencemaran lingkungan yang serius di wilayah operasionalnya, sehingga menimbulkan kerusakan ekosistem yang tidak dapat diabaikan.

“Investigasi ini harus dilakukan secara transparan dan akuntabel, agar tidak ada lagi perusahaan tambang yang seenaknya merusak lingkungan tanpa ada konsekuensi,” ungkap Sigit, Selasa 31 Maret 2026 saat pertemuan dengan Dirjen Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta.

Sumber @Swara Pujon

Megawati sangat mendukung apa yang sudah dilakukan oleh Sigit Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Tengah ini. “Kami mendukung Pak Sigit untuk terus memperjuangkan kepentingan Masyarakat Kalimantan Tengah”, Pungkas Mega.

Ditambahkan Mega, bila tidak ada gerakan dari Kementerian Lingkungan Hidup, maka Megawati, salah seorang kordinator dari Koalisi Ormas Kalteng akan melakukan aksi di Kementerian Lingkungan Hidup Jakarta untuk mendesak supaya dilakukan investigasi sesegera mungkin. “Berita yang sudah santer2 nya berkembang beberapa waktu lalu tidak meredup begitu saja dan ditafsirkan bermacam macam oleh publik, misalnya “masuk angin”,atau kena suap, kata Mega penuh semangat.

Mega juga menyoroti PT. Asmin Bara Baronang salah satu dari tiga perusahaan yang dilaporkan. Menurut Mega bukan hanya soal Ekologinya tapi juga perlu diperiksa WIUPnya. “Kami mengawal perlawananan warga yaitu Tono Priyanto BG yang saat ini divonis berkali-kali dan masih jalani proses pemidanaan yang kesekian kalinya atas laporan peristiwa berlatarbelakang persengketaan lahan”, pungkas Mega.

Dilaporkan oleh Tim

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *