Pemkab Kapuas Adakan Rakor Dengan Lembaga Adat Dan Ormas, Terkait Tali Asih Warga Yang Belum Diselesaikan PT. ABB.

Daerah72 Views
banner 468x60

Potretindonesiaterkini.id – Kapuas

Pemerintah Kabupaten Kapuas, dalam hal ini Tim Kordinasi dan Mediasi yang dipimpin oleh Sekretaris daerah (Sekda) Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, S.Hut, M.Si adakan pertemuan bertajuk “Rapat Kordinasi dan Mediasi”. Pertemuan berlangsung di Aula Tingang Menteng, Kantor Bupati Kapuas pada Senin 16 Maret 2026.

banner 336x280
Undangan Rakor Pemkab Kapuas

Diketahui sebelumnya pertemuan tersebut Pemkab Kapuas mengundang banyak pihak. Pihak keluarga Tono Priyanto BG dan Direktur PT. Asmin Bara Bronang masuk dalam undangan.

Atas undang tersebut Istri Tono, Mira mengirimkan surat balasan kepada pemerintah Kanupaten Kapuas dalam hal ini Tim Fasilitasi Kordinasi dan Mediasi yang pada intinya isi surat pihak keluarga tidak dapat menghadiri pertemuan tersebut dikarenakan Tono masih dalam Tahanan. (Foto surat)

Surat Jawaban Ketidakhadiran Keluarga Tono

Wakil Bupati Dodo menjawab pertanyaan awak Media Apakah Tim Fasilitasi dan Mediasi sudah menemui Tono di Rutan Kapuas? Dodo menjawab belum ada Tim yang menemui Tono di Rumah Tahanan.

Tono Priyanto BG dalam Tahanan PN Kapuas

Sementara Direktur PT. Asmin Bara Bronang tidak hadir dan diwakilkan oleh Tim Pengacara Perusahaan.

Ketidak hadiran Direktur PT. ABB ini direspon oleh Merry Kepala Sekretariat Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah. “Seharusnya yang hadir mewakili PT. ABB dalam mediasi itu yang bisa membuat keputusan, supaya masalah tidak berlarut-larut tanpa penyelesaian,” tegas Merry.

Sementara Damang Kapuas Tengah yang berkesempatan bicara mengkonfirmasi apa yang Merry sampaikan. “Pimpinan PT. ABB tidak pernah hadir dalam pertemuan media yang difasilitasi pemangku adat, satu kali hadir diwakilkan oleh pengacara perusahaan. Menurut Damang hingga kini belum ada penyelesaian untuk mediasi Tono dengan Pihak Perusahaan.

Lain halnya pernyataan mantan Camat Kapuas Tengah bahwa terkait lahan tali asih sudah diberikan kepada seluruh warga desa Baronang termasuk Tono.

Kades Baronang, Baga senada dengan Camat Kapuas Tengah yang menyebutkan bahwa warga Desa Baronang sudah menerima tali Asih dari PT. ABB.

Berbeda dengan pernyataan Camat dan Kades, seorang anggota Ormas yang menerima Kuasa dari warga yang belum menerima tali asih. “Ini saya mau serahkan data yang dimiliki warga ke Pak Sekda dan wakil Bupati, yang belum menerima tali asih untuk bisa dibantu Pemerintah Kabupaten, ujarnya.

Anggota ormas yang enggan disebutkan namanya ini menjelaskan bahwa memang biasanya untuk pemberian Tali Asih Pihak perusahaan melibatkan Kecamatan Kapuas Tengah dan Desa Baronang, namun milik warga yang saya bantu belum ada menerima tali asih untuk lahannya yang digarap.

Sepintas Awak media ini melihat dokumen milik warga tersebut terdapat peta dan keterangan SPKT l, bahkan pihak ormas memberi usulan untuk pengecekan Geologis atau kandungan tanah tersebut karena diduga mengandung mineral yaitu emas. “Pemerintah Pusat atau Daerah bila berkenan bisa lakukan pengecekan Kandungan tanah tersebut pungkasnya.

Sekda memutuskan bahwa pertemuan ini adalah Rapat kordinasi dan bukan mediasi. “Mengingat saudara Tono yang mengetahui duduk persoalannya sedang menghadapi persidangan dan dalam tahanan maka mediasi ditunda hingga Tono bebas dari Tahanan.

Adapun Berita Acara dari Rapat Kordinasi hanya dibacakan tanpa ada salinan yang diberikan kepada peserta Rakor.

Untuk informasi, media ini menerima informasi yang menyebutkan ada beberapa warga yang belum menerima Tali Asih PT. ABB. “Sama halnya dengan Tono PN Kapuas memutis “NO”, gugatan saya juga diputus NO oleh Hakim, ujar warga melalui sambungan telpon beberapa waktu lalu.

 

Dilaporkan Oleh : Endharmoko

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *