Palangka Raya – Potretindonesiaterkini.id
Karut-marutnya pelayanan pencairan BLT Kartu Huma Betang di Bank Kalteng Cabang Utama (KCU) Palangka Raya memicu amarah dari aktivis mahasiswa. Ketua Umum PW SEMMI Kalteng, Afan Safrian, menegaskan bahwa pemandangan rakyat yang mengantre berjam-jam hingga kelelahan adalah bukti nyata “KEBOBROKAN” manajemen yang tidak bisa ditoleransi lagi.
“Sangat ironis! Di satu sisi Gubernur kita berjuang memberikan bantuan lewat Kartu Huma Betang, tapi di sisi lain, oknum birokrat Bank Kalteng justru menyiksa rakyat dengan antrean yang tidak manusiawi. Ini bukan sekadar masalah teknis, ini adalah kegagalan kepemimpinan!” tegas Afan.
Poin Tuntutan “Tiga Instruksi Rakyat” (TIRAK):
1. Pecat Kepala KCU Bank Kalteng Sekarang Juga!
SEMMI menuntut Direksi Bank Kalteng segera mencopot jabatan Kepala KCU Palangka Raya. “Gubernur sudah sidak, tapi tidak ada perubahan. Ini artinya Kepala KCU bebal dan tidak mampu bekerja. Tidak ada kata pembinaan, pilihannya hanya satu: COPOT!”
2. Hentikan ‘Penyiksaan’ Nasabah BLT (Bantuan Langsung Tunai) KARTU HUMA BETANG–
Tambah Loket Khusus!
Manajemen dituding sengaja membiarkan antrean panjang membeludak tanpa solusi cerdas. SEMMI menuntut penyediaan tenda, kursi yang layak, serta penambahan loket khusus pencairan BLT kartu huma betang agar masyarakat tidak perlu menunggu hingga berjam-jam.
3. Audit Transparansi Operasional Program Strategis.
SEMMI mendesak adanya transparansi mengapa Bank Kalteng seolah “gagap” menghadapi pencairan Kartu Huma Betang, padahal program ini sudah direncanakan matang oleh Pemerintah Provinsi. “Jangan sampai ada kesan Bank Kalteng sengaja menghambat program andalan Gubernur!”
Ancaman “Gerebek Kantor”.
Afan Safrian memperingatkan bahwa jika dalam waktu dekat tidak ada perubahan signifikan di lapangan dan langkah tegas terhadap pimpinan KCU, maka SEMMI akan mengambil langkah PARLEMEN JALANAN.
“Kami sudah mengantongi data dari masyarakat yang kecewa. Jika aspirasi ini dianggap angin lalu, kami akan memimpin langsung gelombang aksi massa. Kami akan menduduki Kantor Pusat Bank Kalteng sampai Kepala KCU dipastikan angkat kaki dari jabatannya! Jangan uji kesabaran mahasiswa dan rakyat!”
Bola panas kini berada di meja Direksi Bank Kalteng. Pilihannya: melakukan bersih-bersih internal atau menghadapi pengepungan massa.
Sumber : SEMMI Kalteng
Editor : Endharmoko













