Potretindonesiaterkini.id – Palangka Raya

Usai KKR Natal Rutan Kelas IIA Palangka Raya
Sejarah
Tuhan merindukan kebebasan yang sejati bagi setiap hati, lebih dari sekadar tembok yang menahan tubuh. Ia melihat setiap luka, rasa malu, dan penyesalan yang tersembunyi. Dalam kerinduan terdalam-Nya, Ia ingin berkata:
“Anak-anak-Ku, Aku tahu kalian terkurung, tapi Aku tidak pernah meninggalkan kalian. Setiap air mata, setiap penyesalan, setiap doa yang terdiam—Aku mendengarnya. Aku ingin menolong kalian menemukan jalan pulang ke hati-Ku, tempat di mana tidak ada penilaian, hanya penerimaan dan pemulihan. Jangan biarkan masa lalu kalian menentukan siapa kalian selamanya. Aku menawarkan hidup baru, kesempatan baru, dan damai yang tidak tergoyahkan meski dunia menutup pintu. Hari ini, bukalah hati untuk-Ku—biarkan Aku mengubah kegelapan menjadi terang, keputusasaan menjadi harapan.”
Pesan ini bukan hanya tentang “menunggu pembebasan dari penjara fisik”, tapi tentang pembebasan jiwa dan roh. Tuhan rindu agar mereka mulai menaruh kepercayaan dan pengharapan di dalam-Nya, karena di dalam Dia, tidak ada tembok yang bisa menahan kasih dan pemulihan-Nya.
Eden kala itu adalah tempat ternyaman,penuh keindahan,kehangatan,kehidupan,penuh cinta dan hadirat Tuhan…
“Di Eden keluarga manusia hidup telanjang namun tidak malu di hadapan Allah, tetapi ketika dosa masuk, manusia bersembunyi dan mezbah keluarga runtuh; sejak itu bumi dipenuhi rumah-rumah yang ramai namun kosong secara rohani, doa digantikan kesibukan, kasih menjadi dingin, dan kebenaran ditukar dengan kenyamanan, hingga di akhir zaman kegelapan menebal seperti malam tanpa fajar—anak-anak tidak mengenal Allah, orang tua kehilangan takut akan Tuhan, dan keluarga berdiri di hadapan-Nya hanya sebagai nama tanpa kehidupan; namun Allah hadir kembali, bukan untuk meninabobokan, melainkan untuk menghakimi dan menyelamatkan, berseru seperti dahulu, ‘Di manakah engkau?’, sebab sebelum pintu ditutup dan sangkakala terakhir ditiup, Tuhan sedang menampi rumah-rumah, memisahkan gandum dari lalang, dan hanya keluarga yang bertobat, kembali kepada kekudusan, serta membangun mezbah di hadapan-Nya yang akan luput dan diselamatkan.”
“Sebab semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.”
Roma 3:23
Dosa merusak relasi.
Dosa mematikan kepekaan.
Dosa membuat manusia lari dari hadirat Allah,
dan menyembunyikan diri dalam rasa takut dan malu.
Allah itu kudus.
Manusia itu cemar.
Dan di antara keduanya terbentang jurang
yang tidak dapat diseberangi oleh usaha manusia.
Bukan agama yang bisa menjembatani.
Bukan perbuatan baik.
Bukan ritual.
Karena masalahnya bukan apa yang kita lakukan,tetapi siapa kita tanpa Kristus.
Inilah sebabnya manusia membutuhkan Penebus,
bukan sekadar pengajar.
Juruselamat, bukan motivator.
Dan hanya darah Anak Domba
yang sanggup memulihkan relasi dan membawa manusia kembali
kepada Allah yang hidup.
“Allah menahan murka-Nya demi kerinduan yang mendalam akan anak-anak-Nya, memberi waktu bagi pertobatan sebelum keheningan-Nya berubah menjadi penghakiman.”
Empat ratus tahun Tuhan diam
bukan karena Ia kehabisan kata,dan cara atas manusia…
melainkan karena Ia menahan murka demi keselamatan.
Jika Tuhan ingin menghukum,
Ia tidak perlu menunggu.
Namun Ia memilih menunggu,
karena cinta selalu memberi ruang bagi pertobatan.
KEHADIRAN YESUS MENJADI MALAM KEGENTARAN ANTARA SORGA DAN BUMI
“Malam kehadiran yesus ke dunia adalah malam kegentaran antara sorga dan bumi…saat firman yang kekal menembus ruang dan waktu. malam itu bukanlah malam yang aman!!malam kengerian…
Malam itu bukan malam sunyi.melainkan malam peperangan!!
Malaikat turun seperti pasukan perang
Langit terbelah
Gembala gemetar
Yerusalem terguncang
Seorang Raja terguncang dan menjadi pembunuh
“Seluruh Yerusalem gempar bersama dengan Herodes.”Iblis dan kerajaannya terancam..
Kehadiran Allah selalu mengguncang dan menggentarkan!!
Tidak ada perjumpaan sejati dengan Allah tanpa kegentaran dan kegoncangan!!
“Karena ketika Allah hadir, segala yang tersembunyi mulai tersingkap.”
Terang Tuhan merobek kegelapan..
Kehidupan baru dimulai.
Lukas 2:7
“Ia dibaringkan di palungan…”
Allah datang dan memilih posisi terendah,paling rendah!!!paling hina!!.
Hanya yesus dan hanya karena kasihNya…kita dilayakkan,kita dipulihkan,kita disembuhkan,kita dibebaskan!!
Yesus memilih palungan,tempat yang sunyi dan terhina!!
Tuhan sedang berbicara kepada kita bahwa..kerajaan Allah ditegakkan bukan oleh kemegahan ,melainkan karena Ketaatan total dan kerendahan hati.
**palungan menghancurkan kesombongan
**palungan mematahkan keegoisan
**palungan membuat kita jadi rendah hati
**palungan mengubah kekerasan dan pemberontakan menjadi ketaatan..
Dengarkan ini saudaraku!!
Jika Yesus lahir, tetapi tidak diberi tempat dalam pemerintahan hidup kita, maka Natal hanya menjadi ritual tanpa transformasi.
Kristus tidak datang untuk sekadar dikenang, tetapi untuk memerintah, menghakimi dosa, dan melahirkan hidup yang baru.
Hari ini Tuhan masih lahir di tengah gereja—pertanyaannya: apakah Ia lahir di dalam hati kita, atau hanya di atas mimbar?
Kita menyanyikan lagu-lagu Natal, namun Natal sejati tidak terjadi dalam hidup kita.
Mulut memuliakan kelahiran Kristus, tetapi hati menolak proses kelahiran baru. Kita merayakan palungan, namun enggan merendahkan diri.,kita masih tetap angkuh dan egois. Kita mengagumi bayi Yesus, tetapi menolak Yesus yang menuntut pertobatan dan ketaatan.
KITA MENUNDA PERTOBATAN!!
kita nyaman dengan DOSA DAN PRAKTEK-PRAKTEKNYA!!
Kita menunda pertobatan.
Dan kita menyebutnya “nanti”.
Kita menikmati dosa, dan kita menyebutnya “manusiawi”.
Langit tidak diam.
Waktu tidak menunggu.
Kitab sedang dibuka.
Hati yang keras sedang ditimbang.
Api sedang disiapkan.
Dan Tuhan tidak sedang bercanda.
Ini bukan hari hiburan rohani.
Ini hari penghakiman diri.
Karena setiap penundaan pertobatan
menumpuk murka, dan setiap dosa yang dinikmati sedang menyiapkan api.Terompet belum berbunyi,tetapi pedang sudah terhunus. Hari ini Tuhan berkata:
Bertobatlah — sebelum pintu ditutup.Karena ketika meterai dimeteraikan, tidak ada lagi “besok”.
Mari terima undangan Tuhan ..Tuhan sedang memanggil kita.
HADIRNYA YESUS MEMBEBASKAN — TETAPI JUGA MENGHANCURKAN HIDUP LAMA
Matius 1:21
“Ia akan melahirkan seorang Anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus,karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.
Kehadiran yesus membuat sebuah PEMISAHAN!!!
Yesus adalah kehidupan dan terang..sementara iblis dan dunia adalah kegelapan dan kematian kekal!!
Natal memaksa keputusan.
Itu sebabnya:
Gembala menyembah
Herodes membunuh
Orang Majus sujud
Yerusalem terguncang
Kehadiran Allah selalu memisahkan, tidak pernah netral.
Jika yesus hadir dalam hidup kita, maka dosa dimatikan dalam hidup kita!!kita pasti mengalami perubahan hidup..karena kehadiran Yesus membawa dampak dalam hidup kita!!HIDUP KITA SEPENUHNYA BAGI TUHAN!!TOTALITAS HIDUP BAGI TUHAN!!!
Kita tidak main-main dengan dosa,kita tidak menyia-siakan kesempatan dan anugerah yang diberi atas kita..Kita tau bahwa waktu yang di beri kepada kita berharga..
MARI KITA MENYADARI DAN MERENUNGKAN DIRI KITA SAAT INI, MASING-MASING….
“BENARKAH YEUS LAHIR DIHATI KITA,BENARKAH YESUS HADIR DALAM HIDUP KITA..??”
Firman Tuhan berkata…:
Tuhan datang kepada kepunyaan-Nya—kepada umat yang mengenal nama-Nya,memanggil nama-Nya, menyerukan nama Yesus.. membaca firman-Nya, bahkan melayani di rumah-Nya. Namun tragisnya, kepunyaan-Nya tidak mengenal Dia, tidak menerima kehadiran-Nya, dan tidak tunduk pada pemerintahan-Nya.
Ia hadir, tetapi ditolak. Ia dekat, tetapi diabaikan. Ia berbicara, tetapi suara-Nya kalah oleh suara dunia.
Ini bukan kisah orang luar, melainkan cermin bagi gereja dan umat Tuhan di akhir zaman: sibuk dengan aktivitas rohani, namun kehilangan kepekaan akan hadirat-Nya; fasih berbicara tentang Tuhan, tetapi asing dengan hati-Nya.
“Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya.”
(Yohanes 1:11)
Tuhan datang kepada kepunyaan-Nya. Firman diberitakan, ibadah dijalankan, pelayanan berlangsung.Namun pertobatan menjadi hal mengusik kita…Bukan karena dosa tidak ada, melainkan karena hati telah kebal.
Manusia rohani tanpa kerendahan hati. Aktivitas rohani hanyalah sebuah rutinitas agamawi..bukan sebuah hubungan keintiman antara Allah dengan umat..
SEBUAH PESAN PROFETIK TUHAN TAHUN 2026:
“Pada jam-jam terakhir, ketika lonceng gereja masih berbunyi namun surga tidak lagi menjawab, Roh berdiri di ambang pintu dan mengetuk tanpa dibukakan. Mimbar bersinar, pujian menggema, tetapi bau bangkai rohani memenuhi ruangan—sebab pertobatan telah mati. Dosa tidak lagi ditangisi, kebenaran tidak lagi ditakuti, dan api kekudusan digantikan asap kenyamanan. Gereja menyebut dirinya hidup, namun di hadapan Takhta ia telanjang, dingin, dan hampir dihakimi; sebab tanpa pertobatan, tidak ada kuasa—dan tanpa kuasa, yang tersisa hanyalah bentuk ibadah yang menunggu.
Ketika dosa ditegur, ia dianggap menghakimi. Maka Firman kehilangan kuasanya, bukan karena Firman lemah, tetapi karena hati menolak untuk diremukkan,diubahkan,diproses,dibentuk menjadi mulia dan indah..Kita menjadikan diri kita sendiri Tuhan dan tuan!!!namun kita mengklaim kita masuk sorga!!!
Tuhan datang kepada kepunyaan-Nya. Firman diberitakan, ibadah dijalankan, pelayanan berlangsung. Namun pertobatan menjadi hal yang langka. Bukan karena dosa tidak ada, melainkan karena hati telah kebal.
Manusia rohani tanpa kerendahan hati. Aktivitas rohani tanpa penyesalan.
Liturgi dijalankan, tetapi roh pertobatan mati.
Pertobatan menjadi sukar karena umat merasa sudah benar, merasa tau,sudah melayani, sudah mengenal Tuhan—padahal yang dikenal hanyalah nama-Nya, bukan hati-Nya.
Ketika kebenaran ditegakkan, ia disebut keras. Ketika dosa ditegur, ia dianggap menghakimi.
Ketika firman meneplak,kita memilih memalingkan muka..mengeraskan hati..dan berkata jangan sok suci!!
Berapa puluh bahkan ratus kali kita merayakan natal..?
Apakah natal sejati benar-benar nyata dalam hidup kita..??
Natal bukan tentang dekorasi,bukan evoria/pestanya,bukan lagunya,bukan baju barunya,bukan tentang undian atau dorprisenya..Halooooo…??
…NATAL ADALAH MASUKNYA KEHIDUPAN BARU YESUS DALAM KITA,YANG MENGUBAH KITA MENJADI CIPTAAN BARU DAN MANUSIA
PESAN PROFETIK TUHAN UNTUK WARGA BINAAN RUTAN KELAS IIA..
“Beginilah firman Tuhan: Aku tidak mengutus Anak-Ku untuk menghancurkanmu, sekalipun hidupmu telah runtuh, namamu tercatat dalam pelanggaran, dan hari-harimu dikurung oleh besi dan bayang-bayang kesalahan; sebab dunia ini sudah berada di bawah vonis dosa, dan engkau pun telah merasakan gema penghakiman itu—namun di tengah gelap yang pekat, Aku mengutus Terang-Ku menembus jeruji, bukan untuk menambah hukuman, melainkan untuk menyelamatkan jiwa sebelum malam kekalan itu tiba dan menjemput kita; hari ini pintu anugerah masih terbuka, karena waktunya tidak selamanya ada.—barangsiapa berpaling kepada Anak-Ku akan diselamatkan dari kebinasaan, dan siapa yang menolak akan tinggal dalam gelap yang ia pilih sendiri.”
“Beginilah yang Tuhan nyatakan : Di hadapan takhta-Ku segala mulut terkatup dan setiap makhluk tercekam…sebab kemuliaan-Ku melingkupi segala sesuatu…..
dan tidak ada satu pun yang tersembunyi… dari mata-Ku yang suci; Aku menguji liku-liku nurani…dan kitab-kitab dibuka untuk menyingkap setiap perbuatan—baik yang tampak benar maupun yang tersembunyi dalam gelap; maka terdengarlah ratap tangis dan jerit penyesalan,…tubuh gemetar karena waktu telah habis,… sebab anugerah yang dahulu ditawarkan kini telah disia-siakan,….dan yang menolak terang mendapati segalanya lenyap, musnah, tanpa kenangan.”
WAHYU 20:12
Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibukalah semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu Kitab Kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang tertulis di dalam kitab-kitab itu.”
Hari ini kita tidak datang untuk berpesta.
Hari ini adalah hari penyembelihan diri.
Ego harus mati.
Daging harus disalibkan.
Topeng rohani harus ditanggalkan.
Ini adalah hari penentuan.
Bukan siapa yang hadir,
tetapi siapa yang mau bertobat.
Tuhan sedang menampi umat-Nya.
Memisahkan gandum dari lalang.
Yang bertahan bukan yang pandai berbicara firman,
tetapi yang mau taat dan mati bagi dirinya sendiri.
“Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.”
Hari ini, pedang Tuhan terhunus.
Dan hanya yang rela remuk di hadapan-Nya
yang akan keluar sebagai umat pilihan.
Natal bukan hiburan rohani.
Natal adalah panggilan pertobatan.
Firman Tuhan berkata:
“Terang itu datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan…”
Natal hari ini adalah persimpangan jalan.
Terang dan gelap.
Hidup dan kematian.
Pertobatan dan kebinasaan.
👉 Pilihlah hidup. 👉 Pilihlah Kristus. 👉 Pilihlah terang, sekarang.
Amin.
Deklarasi iman :
Didalam nama Tuhan yesus!
Hari ini..aku menerima restorasi,dalam hidupku…
Yesus hadir dalam hidupku..
Yesus membebaskanku..
Roh bertobatan memenuhiku,
Aku menjadi manusia baru..
Hidupku tidak lagi sama..
Setiap ikatan dosa, kuasa gelapan dan kebiasan lama…
Yang selama ini,mengikatku..
Semuanya Dihancurkan..
dalam nama yesus..!!
Aku terima pemulihan…Terbuka jalan bagi masa depanku..Tuhan menjawab doaku..
kebangkitan terjadi dalam hidupku…
Terang Tuhan bercahaya dalam hidupku..Ameennnnn!!













