Sulawesi Tengah – Potretindonesiaterkini.id
Seorang Pendeta bernama. Adi Sihotang berasal dari Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Pentakosta dusun Oyu, memberikan kepedulian dan pengorbanan yang besar dalam menolong masyarakat di daerah pedalaman.
Perhatianya berlangsung di Dusun Oyu, Desa Mbulawa, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Yaitu terdapat tiga orang pasien yang sedang dirawat di rumah sakit dikarenakan Malaria dan menjalani perawatan di RSUD Ako.
Salah satu pasien yang dirawat bernama Yan Parta Wijaya. Kondisinya sangat lemah sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Melihat keadaan tersebut, Pdt. Adi Sihotang dengan segera menolong para pasien. Ia menggunakan sepeda motor dari dusun menuju puskesmas karena akses jalan di daerah tersebut masih sangat terbatas dan hanya berupa jalan setapak.
Setelah mendapatkan penanganan awal di puskesmas, para pasien kemudian dirujuk ke RSUD Ako Pasangkayu untuk perawatan lebih lanjut.
Tidak hanya menolong membawa pasien ke fasilitas kesehatan, Pdt. Adi Sihotang juga menjaga para pasien di rumah sakit dikarenakan mereka tidak memiliki keluarga yang mendampingi. Ia membantu memperhatikan pasien. Yaitu dengan memberikan makanan, memberikan obat-obatan, mengganti pakaian pasien, hingga mengganti popok. Hal ini karena pasien menggunakan kateter.
Pelayanan ini dilakukannya dengan kasih dan ketulusan hati, meskipun sebagian pasien baru dikenal oleh Pdt. Adi. Akan tetapi sebagai seorang Pendeta, ia terpanggil untuk menolong dan melayani yang sedang membutuhkan pertolongan.
Selain itu, Pdt. Adi Sihotang juga mengatakan bahwa kondisi Dusun Oyu masih sangat memprihatinkan. Akses jalan hanya berupa jalan setapak, belum ada listrik, dan masyarakat harus melewati jembatan gantung yang cukup berbahaya.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada masyarakat di daerah pelosok, terutama dalam bidang kesehatan, perbaikan akses jalan, penyediaan listrik, serta pembangunan jembatan yang lebih aman.
Tindakan kasih yang dilakukan Pdt. Adi Sihotang menjadi contoh nyata bahwa pelayanan bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan.
Dilaporkan oleh : Effendy L (Biro Sulteng)
Editor : Endharmoko



















