Rapimnas PEWARNA INDONESIA Bahas Program Strategis Nasional

Daerah63 Views
banner 468x60

Potretindonesiaterkini.id – CIPANAS, JAWA BARAT –

Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA Indonesia) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) 2026 selama tiga hari, Senin–Rabu, 26–28 Januari 2026, bertempat di Villa Bukit Cipendawa Blok MD No. 38, Cipanas, Jawa Barat.

banner 336x280

RAPIMNAS ini dihadiri oleh jajaran pengurus KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) dari 17 provinsi se-Indonesia. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menegaskan komitmen PEWARNA Indonesia dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta menyatukan langkah pelayanan pewartaan di tingkat nasional.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, didampingi oleh Macpal, Ketua Departemen Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Pusat. Nampak terlihat rapat berlangsung dinamis, terbuka, dan semangat kebersamaan.

Rapat diawali dengan Ibadah pembukaan dengan menaikkan lagu pujian. Lukman Pandji sebagai pembicara mengingatkan bahwa Pergerakan Pewarna Indonesia tidak terbatas pada pemberitaan. “Dibutuhkan spiritualitas untuk bisa bergerak bermanfaat bagi umat, bangsa dan negara”, cetusnya. Menurutnya Pewarna Indonesia tidak mengedepankan latar belakang para anggotanya yang berasal dari berbagai denominasi gereja. “Apa yang dilakukan Pewarna Indonesia hanya bertujuan menjadi Saksi Kebaikan Tuhan terhadap umat, bangsa dan negara”.

Diketahui RAPIMNAS 2026 ini, sejumlah agenda strategis menjadi fokus utama pembahasan. Di antaranya adalah penyelarasan visi dan misi PEWARNA Indonesia agar sejalan dengan tantangan jurnalistik dan pelayanan di tengah dinamika bangsa yang terus berkembang.

Selain itu, rapat juga membahas program-program strategis organisasi, baik jangka pendek maupun jangka menengah, yang diharapkan mampu memperkuat peran PEWARNA Indonesia sebagai wadah pewarta Nasrani yang profesional, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

Aspek penguatan organisasi turut menjadi perhatian serius, meliputi tata kelola kepengurusan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan koordinasi antara pengurus pusat dan daerah. Hal ini dinilai penting agar roda organisasi berjalan efektif dan solid hingga ke akar rumput.

Ketua Umum PEWARNA Indonesia, Yusuf Mujiono, menegaskan bahwa RAPIMNAS bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk menyamakan persepsi dan meneguhkan komitmen

“RAPIMNAS ini menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah ke depan, agar PEWARNA Indonesia tetap relevan, solid, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai iman dan profesionalisme,” ujarnya.

Melalui RAPIMNAS 2026 ini, PEWARNA Indonesia berharap dapat melahirkan keputusan-keputusan strategis yang memperkuat peran pewarta Nasrani sebagai agen informasi yang mencerdaskan, membawa damai, serta menjadi terang di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Museum di Istana Presiden Cipanas (28/01)

Rangkaian RAPIMNAS diakhiri dengan kunjungan ke Istana Presiden Cipanas. Kegiatan ini dilakukan untuk melihat kondisi Istana Presiden Cipanas terkini.

Perjalanan berkeliling Istana Cipanas dipandu oleh Heru sebagai Pemandu resmi dari Istana Presiden Cipanas.

Sebuah Kompleks Istana Presiden yang dibangun pada 1742 yang oleh Belanda digunakan sebagai tempat perisitirahatan. Dan kini ditetapkan menjadi Istana Presiden Indonesia di Cipanas.

Diketahui pula Presiden Jokowi pernah berkantor di Istana Cipanas saat Bencana Gempa Bumi Cianjur. Istana yang hingga kini tetap terjaga Keasrian dan kenyamanannya.

 

Dilaporkan oleh Endharmoko

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *