Rokhmin: Potensi Wisata Ciayumajakuning Harus Segera Dikonversi Jadi Kekuatan Ekonomi

banner 468x60
Foto: Prof Rokhmin Dahuri saat memberikan keterangan terkait potensi wisata, di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Minggu, 5 April 2026

Potretindonesiaterkini.id, Jakarta – Ketua Umum Paguyuban Dulur Cirebonan, Rokhmin Dahuri, menegaskan potensi besar sektor pariwisata di kawasan Ciayumajakuning harus segera dikonversi menjadi kekuatan ekonomi yang berdampak langsung pada masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Rokhmin usai menghadiri Halal Bihalal dan Silaturahmi Paguyuban Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) di Jakarta, Minggu (5/4/2026).

banner 336x280

Ia menyebut kawasan Ciayumajakuning yang meliputi Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan memiliki potensi lengkap, mulai dari wisata alam, kuliner, budaya, hingga religi.

Menurutnya, pengembangan kawasan pesisir di Cirebon melalui konsep waterfront city menjadi salah satu contoh transformasi yang mulai terlihat.

Sementara itu, Indramayu memiliki daya tarik wisata pantai seperti Tirtamaya dan Eretan, serta Kuningan dan Majalengka menawarkan wisata pegunungan dengan iklim sejuk.

“Semua daerah punya keunggulan masing-masing, tinggal bagaimana dikelola dengan baik,” kata Rokhmin.

Selain sektor wisata alam, ia menyoroti potensi kuliner khas daerah seperti nasi jamblang, empal gentong, mie koclok, nasi lengko, dan tahu gejrot yang dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi dalam pengembangan wisata gastronomi.

Potensi lain yang turut disorot adalah wisata religi, khususnya keberadaan Makam Sunan Gunung Jati di Cirebon yang menjadi salah satu tujuan ziarah utama di Jawa Barat.

Di sektor pertanian, Rokhmin menyebut komoditas mangga asal Indramayu telah menembus pasar ekspor seperti Jepang dan Korea Selatan, yang dinilai dapat memperkuat ekonomi daerah.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan utama saat ini adalah realisasi dari berbagai potensi tersebut agar mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Rokhmin mendorong adanya sinergi antara pemerintah, investor, serta dukungan pembiayaan dari APBN dan APBD untuk mempercepat pengembangan kawasan Ciayumajakuning secara terarah.

Ia optimistis, dengan pengelolaan yang tepat, kawasan tersebut dapat berkembang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata di Indonesia. (os)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *