Polisi Keamanan Sekolah, Rifani Kepsek SMA 2 Palangkaraya Himbau Untuk Menjadi Teladan Di Sekolah

banner 468x60

Rifani Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri 2 Palangka Raya, menyambut baik adanya “Polisi Keamanan Sekolah” yang belum lama ini disosialisasikan beberapa waktu lalu oleh Polda Kalimantan Tengah dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas yang didukung Organisasi Perangkat Daerah diantaranya Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah.

“Sebelumnya bernama Patroli Keamanan Sekolah (PKS), ujar Rifani, Senin (24/2) diruang kerjanya. Ada sekitar 20 Siswa Laki-laki dan Perempuan perwakilan SMA 2 yang mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Kalimantan Tengah. “Kegiatan ini diikuti Siswa perwakilan SMA di Kalimantan Tengah, jelasnya.

banner 336x280

Adapun kegiatan yang dilakukan oleh siswa sebagai PKS diantaranya yaitu, membantu mengatur lalu lintas saat memasuki jam sekolah dimulai, mencegah tindakan perundungan (bully), mencegah dan melerai perkelahian antar siswa disekolah, dan seterusnya.

“Siswa yang mengikuti PKS ini bisa menjadi teladan dalam menjaga keamanan, ketertiban, kenyamanan lingkungan sekolah, harap Rifani.

SMA Negeri 2 Palangka Raya Sekolah “BERSINAR” (Bersih Narkoba)

Diinformasikan SMA Negeri 2 atau dikenal dengan sebutan SMADA ini mendapat predikat Sekolah “BERSINAR” (Bersih Narkoba) yang diberikan oleh BNNP. Kalimantan Tengah. Dengan Sertifikat Nomor B/60/XI/KA/PC.00/2025/BNNP berlaku sampai dengan 1 Desember 2029.

Saat ditanyakan media bagaimana mencegah penularan HIV/AIDS. Disebutkan dalam pemberitaan bahwa Pengidap HIV/AIDS di Palangka Raya alami peningkatan. Mensikapi hal tersebut Rifani menghimbau khususnya siswa SMADA untuk menjauhi pergaulan bebas yang memberi dampak negatif seperti halnya penularan HIV/AIDS, Penggunaan Narkoba dan kenakalan remaja yang melawan hukum. “Saya kira melalui siswa yang menjadi PKS ini bisa membentu memgingatkan teman-temannya untuk menjauhi perilaku negatif”, pungkas Rifani.

Sejarah Singkat Polisi Keamanan Sekolah Atau Patroli Keamanan Sekolah

Polisi Keamanan Sekolah atau Patroli Keamanan Sekolah (PKS) adalah organisasi ekstrakurikuler siswa yang dibina Polri untuk menanamkan kedisiplinan, karakter, dan kesadaran hukum, khususnya dalam lalu lintas dan keamanan lingkungan sekolah. PKS berperan mencegah kenakalan remaja, mengatur lalu lintas, serta menjaga ketertiban, menjadi pelopor keselamatan, dan membantu tugas kepolisian.

Tugas Utama PKS (Patroli Keamanan Sekolah)

• Pengaturan Lalu Lintas: Membantu menyeberangkan siswa, guru, dan staf di depan sekolah serta mengatur lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah.

• Keamanan Lingkungan: Menjaga keamanan sekolah dari tindakan negatif, tawuran, penyalahgunaan narkoba, dan perundungan, serta melaporkan potensi gangguan ke pihak sekolah.

• Penanaman Disiplin: Menjadi contoh bagi siswa lain dalam mematuhi tata tertib sekolah dan peraturan lalu lintas.

 

• Awalnya bernama Polisi Keamanan Sekolah (dibentuk 5 Mei 1975), lalu berganti menjadi Patroli Keamanan Sekolah pada 5 Juni 1975 untuk memperluas lingkup tugas ke bidang lalu lintas.

• PKS merupakan partisipasi siswa untuk membantu menciptakan keamanan dan ketertiban umum (Kamtibnas).

Kegiatan & Manfaat:

• PKS mempelajari gerakan pengaturan lalu lintas, rambu-rambu, peraturan lalu lintas, dan baris-berbaris.

• Anggota PKS dilatih menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, mandiri, dan berkarakter, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini.

Secara ringkas, PKS adalah “polisi” bagi diri sendiri dan rekan sesama pelajar untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.

Dilaporkan oleh Endharmoko

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed